Perkuat Mental dan Spiritual ASN di lingkungan Kanwil Kemenkum Jateng

Perkuat Mental dan Spiritual ASN di lingkungan Kanwil Kemenkum Jateng


Administrator, 4 hari yang lalu | 16


Semarang, 31 Maret 2026 - Digelar di Aula Basudewa Kresna Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jateng, Kepala Balai Pelatihan Hukum Semarang, Rinto Gunawan Sitorus beserta Jajaran hadiri undangan dalam rangka kegiatan penguatan dan pembinaan mental bagi seluruh pegawai Kementerian Hukum Jawa Tengah, Selasa (31/03).

Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menanamkan nilai moral dan spiritual, sehingga pegawai tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki ketahanan mental dalam menghadapi tekanan dan dinamika pekerjaan. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantor wilayah Kementerian Hukum Jateng, Heni Susila Wardoyo, Kadiv Pelayanan Hukum, Tjasdirin, Kadiv Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Delmawati, Kepala BHP Semarang, Oryza, serta perwakilan dari Kanwil Kementerian HAM Jawa Tengah.

175.jpg 205.64 KB


Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Jawa Tengah, Heni Susila Wardoyo, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya penguatan mental dari sisi motivasi dan keseimbangan hidup.

“Kami perlu incharge dari aspek yang bersifat motivasi. Jangan sampai kita bingung karena hidup hanya digunakan untuk bekerja saja. Mohon pencerahannya agar kita memiliki kemantapan dalam menjalani kehidupan ini, sehingga dapat menjadi pribadi yang lebih baik," ujarnya.

Kanwil Kemenkum Jateng menghadirkan Guru Besar UIN Walisongo, Prof. Ali Murtadho, yang memberikan tausiah terkait makna spiritual pasca-Idul Fitri.

Dalam penyampaiannya, Prof. Ali menjelaskan bahwa halal bihalal bukan merupakan ibadah yang bersifat langsung kepada Allah SWT, sehingga dapat dilaksanakan kapan saja.

memberikan tausiah mengenai makna spiritual pasca-Ramadan. Ia menjelaskan bahwa halal bihalal merupakan pelengkap ibadah Ramadan dan Idulfitri sebagai momen kembali kepada kesucian. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai dapat memperkuat mental dan spiritual, menjaga profesionalisme, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

@kemenkum
@bpsdm_kemenkum
@kemenkumjateng
@bapelkumsemarang
#KementerianHukum
#LayananHukumMakinMudah
#BPSDMHukum
#BapelkumSemarangPastiWBBM 

Semarang, 31 Maret 2026 - Digelar di Aula Basudewa Kresna Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jateng, Kepala Balai Pelatihan Hukum Semarang, Rinto Gunawan Sitorus beserta Jajaran hadiri undangan dalam rangka kegiatan penguatan dan pembinaan mental bagi seluruh pegawai Kementerian Hukum Jawa Tengah, Selasa (31/03).

Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menanamkan nilai moral dan spiritual, sehingga pegawai tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki ketahanan mental dalam menghadapi tekanan dan dinamika pekerjaan. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantor wilayah Kementerian Hukum Jateng, Heni Susila Wardoyo, Kadiv Pelayanan Hukum, Tjasdirin, Kadiv Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Delmawati, Kepala BHP Semarang, Oryza, serta perwakilan dari Kanwil Kementerian HAM Jawa Tengah.

175.jpg 205.64 KB


Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Jawa Tengah, Heni Susila Wardoyo, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya penguatan mental dari sisi motivasi dan keseimbangan hidup.

“Kami perlu incharge dari aspek yang bersifat motivasi. Jangan sampai kita bingung karena hidup hanya digunakan untuk bekerja saja. Mohon pencerahannya agar kita memiliki kemantapan dalam menjalani kehidupan ini, sehingga dapat menjadi pribadi yang lebih baik," ujarnya.

Kanwil Kemenkum Jateng menghadirkan Guru Besar UIN Walisongo, Prof. Ali Murtadho, yang memberikan tausiah terkait makna spiritual pasca-Idul Fitri.

Dalam penyampaiannya, Prof. Ali menjelaskan bahwa halal bihalal bukan merupakan ibadah yang bersifat langsung kepada Allah SWT, sehingga dapat dilaksanakan kapan saja.

memberikan tausiah mengenai makna spiritual pasca-Ramadan. Ia menjelaskan bahwa halal bihalal merupakan pelengkap ibadah Ramadan dan Idulfitri sebagai momen kembali kepada kesucian. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai dapat memperkuat mental dan spiritual, menjaga profesionalisme, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

@kemenkum
@bpsdm_kemenkum
@kemenkumjateng
@bapelkumsemarang
#KementerianHukum
#LayananHukumMakinMudah
#BPSDMHukum
#BapelkumSemarangPastiWBBM